Mentan Tegaskan Prioritas Stok Beras Nasional Meski Produksi Meningkat

banner 468x60

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan pentingnya memperkuat stok beras dalam negeri sebagai prioritas utama, sebelum mempertimbangkan ekspor. Pernyataan ini disampaikan menanggapi lonjakan produksi beras nasional yang saat ini mencapai stok 3,18 juta ton.

“Meskipun produksi beras nasional meningkat signifikan, kami tetap memfokuskan diri pada penguatan stok untuk menjamin ketahanan pangan dalam negeri,” kata Amran saat dikonfirmasi mengenai wacana ekspor beras, Kamis (11/7). Pernyataan ini menanggapi komentar Presiden Prabowo Subianto yang membuka peluang ekspor beras mengingat produksi yang melimpah.

Amran menjelaskan, kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi terhadap ketidakpastian iklim global yang dapat mempengaruhi stabilitas produksi pangan. “Ekspor hanya akan dipertimbangkan setelah kami benar-benar yakin kebutuhan domestik terpenuhi secara berkelanjutan,” tegasnya.

Lonjakan produksi beras nasional ini merupakan hasil dari berbagai program Kementan, termasuk intensifikasi pertanian dan perluasan lahan tanam. Namun, Amran mengingatkan bahwa Indonesia harus belajar dari pengalaman negara lain yang menghadapi krisis pangan akibat terlalu cepat mengekspor komoditas strategis.

Kebijakan ini mendapat dukungan dari berbagai kalangan, termasuk pengamat pertanian yang menilai langkah ini tepat untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras nasional, khususnya menghadapi musim kemarau yang diprediksi akan meningkat intensitasnya dalam beberapa bulan mendatang.

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *