Presiden Jokowi Siap Tunjukkan Ijazah di Sidang Jika Diminta Hakim

banner 468x60

Jakarta, 20 Mei 2025 — Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), menyatakan kesiapannya untuk memperlihatkan ijazah pendidikan formalnya di persidangan apabila hal tersebut diminta langsung oleh majelis hakim. Pernyataan tersebut disampaikan usai menjalani klarifikasi di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, pada Selasa (20/5).

“Ijazah nanti akan kami buka, pada saat diminta oleh pengadilan, oleh hakim,” tegas Jokowi di hadapan awak media. Pernyataan ini merupakan tanggapan atas laporan yang dilayangkan oleh Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), Eggi Sudjana, yang menuduh bahwa ijazah S1 Jokowi palsu.

Kehadiran Jokowi di Bareskrim Polri merupakan bagian dari proses klarifikasi atas laporan tersebut. Kepala Negara tiba di lokasi pada pukul 09.43 WIB dan menjalani proses klarifikasi selama lebih dari satu jam, sebelum meninggalkan gedung pada pukul 10.48 WIB.

Dalam sesi klarifikasi tersebut, Jokowi mengaku menerima sebanyak 22 pertanyaan dari penyidik. Pertanyaan-pertanyaan tersebut mencakup riwayat pendidikan mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), hingga perguruan tinggi, termasuk skripsi dan aktivitas semasa kuliah.

Presiden menyampaikan bahwa dirinya menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan siap bekerja sama untuk menyelesaikan persoalan ini secara transparan. Pemerintah juga berharap masyarakat tetap tenang dan menunggu hasil dari proses hukum yang sedang berjalan.

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *