Gubernur Bali Wayan Koster menargetkan jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia Bali mampu membawa Bali kembali menempati posisi lima besar pada Pekan Olahraga Nasional XXII 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat pada 2028 mendatang.
Target tersebut disampaikan Koster saat menghadiri pelantikan Pengurus KONI Bali periode 2026–2030 di Denpasar, Jumat (15/5). Ia menyoroti penurunan posisi Bali pada PON sebelumnya yang berada di peringkat ketujuh, sehingga diperlukan strategi yang lebih terukur untuk mengembalikan prestasi daerah. “Kemarin turun ke peringkat tujuh di PON agar bisa balik lagi ke ke-lima,” ujarnya.
Menurut Koster, pencapaian peringkat lima bukan target yang berlebihan karena Bali pernah berada di posisi tersebut, khususnya pada PON XX Papua 2021. Oleh karena itu, ia meminta KONI Bali melakukan pemetaan yang ketat terhadap cabang olahraga potensial, terutama dalam menentukan nomor-nomor yang berpeluang besar menyumbangkan medali emas.
Ia menegaskan bahwa strategi pembinaan atlet harus dilakukan secara lebih terarah dan berbasis perhitungan realistis. Dengan pemetaan kekuatan cabang olahraga secara detail, peluang Bali untuk kembali bersaing di papan atas klasemen nasional dinilai tetap terbuka meskipun jumlah penduduk Bali relatif tidak besar dibandingkan provinsi lain.
Koster juga menilai posisi lima besar merupakan capaian yang sangat baik bagi Bali. Ia berharap kepengurusan KONI Bali yang baru mampu memperkuat pembinaan atlet muda, meningkatkan kualitas pelatih, serta membangun sistem olahraga yang lebih kompetitif demi mengangkat prestasi olahraga Bali di tingkat nasional.









